Wednesday, January 19, 2011

Batagama, Beton Nonpasir Temuan Tim Teknik Sipil UGM

YOGYAKARTA, SABTU - Tim Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berhasil menemukan beton nonpasir yang diberi nama batagama. Selain mudah dibuat, bobotnya ringan, kedap suara, dan meloloskan air.

"Beton nonpasir adalah bentuk sederhana dari beton ringan yang pembuatannya tidak menyertakan pasir," kata Koordinator Tim Ir Kardiyono Tjokrodimulyo pada peresmian bangunan ruang pamer dari beton nonpasir di Dusun Kemiri Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (26/1).

Kardiyono mengatakan, karena tidak mengandung pasir, maka beton itu menjadi berongga yang bobotnya ringan. Beton nonpasir tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan dinding cor, balok dan kolom struktur ringan, buis beton, perkerasan jalan dan barang kerajinan.
"Kelebihannya antara lain proses pembuatan yang mudah, bobot ringan, susutnya sedikit, kedap suara, tekstur permukaan unik dan meloloskan air," katanya.

Beton nonpasir tersebut dibuat dari batuan ringan, hasil muntahan Gunung Merapi yang banyak terdapat di Sungai Boyong. Warga setempat menyebutnya sebagai banthak. "Beton nonpasir ini merupakan penelitian tim yang prosesnya sudah melalui berbagai ujicoba hingga ditemukan batagama," katanya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Sleman, Ibnu Subiyanto mengatakan penemuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan optimalisasi sumber daya alam.

Menurutnya, saat ini terdapat 25 perajin di Sleman yang menggunakan bahan baku beton nonpasir."Mereka menghasilkan aneka produk seperti pot bunga, tiang penyangga pot, plat dinding, gapura, asbak dan buis beton," kata Ibnu.(ANT/LHW

No comments:

Post a Comment

Halaman